Sebening kaca dalam kemilau cahaya
Semurni emas dalam gemericik air
Seputih salju dalam dinginnya es
Sedamai alam dalam hiruk pikuk dunia
Seperti itulah dia dalam pandanganku
Ketika berjalan lurus menatap
Tersentak dada terpesona mata
Melihat cahaya berjalan menghampiri
Menggenggam tangan tak juga hilang
Buatmu hati sedikit berlabuh
Ketika rembulan tampakkan sinarnya
Tapi sedikit harapan tak kunjung datang
Menanti hati kembali terang
Sebuah jam tunjukkan waktu
Waktu berlari tak jua henti
Hidup berjalan ikuti alur
Entah mengapa tak jua lurus
Bunga mawar indah merona
Bunga melati harum menyebar
Bunga matahari mekar nan elok
Tapi hanyalah diri-M yang sempurna
01 Agustus 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar